Masa Tenang Pilpres 2024, Intip Aktivitas Capres-cawapres: Kumpul Kiai, Kerja, dan Siapkan Saksi

Sebelum hari pencoblosan tiba pada 14 Februari nanti, masa tenang Pilpres 2024 diberlakukan mulai hari ini, Minggu (11/2/2024).

Masa tenang ini akan berlangsung selama 3 hari hingga Selasa (13/2/2024), yang mana kandidat capres-cawapres maupun seluruh kontestan Pemilu 2024 telah dilarang berkampanye.

Hal itu bisa dilihat dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 3 Tahun 2022.

Sehari setelahnya atau Rabu (14/2/2024), warga yang memiliki hak suara akan memberikan hak suara di tempat pemungutan suara (TPS) yang telah ditentukan.

Di masa tenang itu caleg, capres, dan cawapres dilarang melakukan kegiatan kampanye dalam bentuk apapun.

Lalu apa kegiatan para capres dan cawapres di masa tenang ini? Berikut dirangkum Tribunnews.com pagi ini:

Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 1 Muhaimin Iskandar mengaku bakal menemui sejumlah kiai di masa tenang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Nantinya, masa tenang akan berlangsung pada Minggu (11/2/2024) hingga Selasa (13/2/2024), kemudian pencoblosan akan berlangsung Rabu (14/2/2024).

“Ya kita menkonsentrasikan diri pada doa bersama di berbagai tempat. Saya sendiri, insya Allah dua hari ini akan berkumpul dengan kiai-kiai untuk mendoakan semuanya lancar, aman, tidak ada keadaan,” ujar Muhaimin di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Sabtu (10/2/2024).

Ia berharap doa itu bisa menyadarkan pihak-pihak yang berniat menyelenggarakan Pemilu 2024 dengan kondisi.

“Semua yang mau jahat, semua yang mau curang, hari besok sampai dua hari kita semoga bisa hidayah. Semoga sadar, semoga menjadikan pemilu itu hasilnya sangat obyektif, kemudian sah,” tutur dia.

Bersama dengan para kiai juga bertujuan untuk menjaga suara di Jawa Timur agar tidak bocor dan berpindah ke pasangan calon (paslon) lain.

Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto menyampaikan jika dirinya tidak akan berkampanye di masa tenang pemilihan umum (Pemilu) pada 11-13 Februari 2024.

Hal itu disampaikan Prabowo usai hadiri kampanye akbar bersama Gibran di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (10/2/2024).

Prabowo mengaku akan menjalani rutinitas sehari-hari

“Saya kira tidak boleh kampanye masa tenang. Jadi, mungkin kegiatan sehari-hari,” ujar Prabowo.

“Kemudian, semua indikator yang bisa dipercaya menunjukkan, insya Allah ke arah satu putaran,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Prabowo pun meminta para pendukung dan simpatisannya agar berbondong-bondong datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada hari pemungutan suara tanggap 14 Februari 2024.

Sementara itu, calon wakil presiden nomor urut 2 Gibran Rakabuming mengaku, akan kembali dicantumkan sebagai pejabat publik pada masa tenang Pemilu 2024.

“Kembali bertugas sebagai wali kota,” tutur Gibran.

Calon presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo mengungkapkan bahwa dirinya akan mengisi masa tenang pemilihan presiden (Pilpres) 2024 dengan berkegiatan membahas relawan.

Namun, menurut Ganjar, hal itu tidak dilakukan dalam bentuk kampanye karena sudah memasuki masa tenang.

“(Hari tenang) kegiatan jalan-jalan, sowan-sowan dan ketemu dengan relawan juga,” kata Ganjar ditemui di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (9/2/2024).

Ganjar menyadari bahwa pada masa tenang, kawan-kawannya juga disibukkan dengan kegiatan.

Oleh karena itu, Ganjar mengaku juga akan mengunjungi rekan-rekannya dari partai politik pengusung di saat tenang.

“Ada kawan-kawan dari partai saya kira masih akan sibuk menyiapkan TPS-TPS (tempat pemungutan suara), Saksi-saksi, insya allah saya mau mengunjungi mereka,” ujar mantan Gubernur Jawa Tengah ini.

Lebih lanjut, Ganjar ditanyai alasan memilih Solo dan Semarang sebagai tempat kampanye akbar yang terakhir pada Sabtu (10/2/2024) besok.

Menurut dia, mulanya hanya ingin satu tempat antara Solo atau Semarang. Namun, Ganjar memberi informasi bahwa di dua daerah tersebut banyak massa pendukungnya yang ingin dikunjungi.

Maka dengan pecahnya dua, Maka dengan pecah dua, mungkin akan lebih baik,” kata Ganjar.

Bahwa sesuai dengan ketentuan Pasal 287 Ayat (5) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017, Media Cetak, Media Daring, Media Sosial dan Lembaga Penyuaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) selama Masa Tenang dilarang menyiarkan berita, iklan, rekam jejak Peserta Pemilu, atau bentuk lainnya yang mengarah pada kepentingan Kampanye Pemilu yang menguntungkan atau merugikan Peserta Pemilu;
Bahwa sesuai dengan ketentuan Pasal 509, Setiap orang yang mengumumkan hasil pengawasan atau jajak pendapat tentang Pemilu dalam Masa Tenang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 449 ayat (2), dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp12.000.000, 00 (dua belas juta rupiah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*